Sabtu, 08 Oktober 2016

merantaulah

Oleh : Imam Asy-Syafi'i

Orang pandai dan beradab

tak kan diam di kampung halaman

Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang

Pergilah! 'kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman

Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang

Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan

Jika mengalir menjadi jernih jika tidak dia 'kan keruh menggenang


Singa tak kan pernah memangsa jika tak tinggalkan sarang

Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak kan kena sasaran

Jika saja matahari di orbitnya tak bergerak dan terus diam

Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Rembulan jika terus-menerus purnama sepanjang zaman

Orang-orang tak kan menunggu saat munculnya datang


Biji emas bagai tanah biasa sebelum digali dari tambang

Setelah diolah dan ditambang manusia ramai memperebutkan

Kayu gahru tak ubahnya kayu biasa di dalam hutan        

Jika dibawa ke kota berubah mahal jadi incaran hartawan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar